Tampilkan postingan dengan label khawarij. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label khawarij. Tampilkan semua postingan

Khawarij Kontemporer

oleh : Prof. Dr. Ibrahim bin Amir Ar-Ruhaily


Pada abad ini, sungguh pemikiran takfir telah tersebar begitu dahsyat, kekuatannya melampaui abad-abad sebelumnya. Pemikiran takfir tersebar ditengah-tengah kaum muslimin, sehingga penyakit ini menjangkiti begitu banyak orang yang sebelumnya tidak dikenal banyak melakukan bid’ah. Diantara sumber dan sebab tersebarnya adalah sebagian kelompok dakwah modern yang asasnya bukan sunnah (ajaran) Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahkan bercampur aduk didalamnya berbagai bid’ah dan kesesatan, baik dikarenakan buruknya tujuan pendirinya, maupun karena kebodohan mereka tentang agama.

Siapa Sebenarnya Pembangkit Radikalisme Dan Terorisme Modern Di Tengah Umat Islam?


Oleh : Ustadz Muhammad Arifin Badri, MA

Dunia internasional secara umum dan negeri-negeri Islam secara khusus, telah  digegerkan oleh ulah segelintir orang yang menamakan dirinya sebagai pejuang kebenaran. Dahulu, banyak umat Islam yang merasa simpatik dengan ulah mereka, karena sasaran mereka adalah orang-orang kafir, sebagaimana yang terjadi di gedung WTC pada 11 September 2001. Akan tetapi, suatu hal yang sangat mengejutkan, ternyata sasaran pengeboman dan serangan tidak berhenti sampai di situ. Sasaran terus berkembang, sampai akhirnya umat Islam pun tidak luput darinya. Kasus yang paling aktual ialah yang menimpa Pangeran Muhammad bin Nayif Alus Sa’ûd, Wakil Menteri Dalam Negeri Kerajaan Saudi Arabia.
Dahulu, banyak kalangan yang menuduh bahwa pemerintah Saudi berada di belakang gerakan tidak manusiawi ini. Mereka menuduh bahwa paham yang diajarkan di Saudi Arabia telah memotivasi para pemuda Islam untuk bersikap bengis seperti ini. Akan tetapi, yang mengherankan, tudingan ini masih juga di arahkan ke Saudi, walaupun telah terbukti bahwa pemerintah Saudi termasuk yang paling sering menjadi korbannya?

Nasehat Kepada Teroris (Disertai Peringatan: Cadar, Celana Ngatung dan Janggut Bukan Ciri-ciri Teroris)


Oleh Al-Ustadz Sofyan Ruray

Hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala kita mengadukan segala fitnah dan uj5ian yang mendera, akibat ulah sekolompok anak muda yang hanya bermodalkan semangat belaka dalam beragama namun tanpa disertai kajian ilmu syar’i yang mendalam dari al-Qur’an dan as-Sunnah serta bimbingan para Ulama, kini ummat Islam secara umum dan Ahlus Sunnah (orang-orang yang komitmen dengan Sunnah Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam) secara khusus harus menanggung akibatnya berupa celaan dan citra negatif sebagai pendukung terorisme.
Aksi-aksi terorisme yang sejatinya sangat ditentang oleh syari’at Islam yang mulia ini justru dianggap sebagai bagian dari jihad di jalan Allah, sehingga pelakunya digelari sebagai mujahid, apabila ia mati menjadi syahid, pengantin surga dan calon suami bidadari… 

Peringatan Para Ulama Akan Bahaya Khawarij Abad Ini ( Menyingkap Mitos Wahhabi )

tulisan berikut adalah sambungan dari tulisan sebelumnya : Sekumpulan Dongeng yang Keliru

Bin Laden Dikhususkan dalam Tulisan-Tulisan Mereka

Jauh sebelum para penulis artikel-artikel ini mendengar aliran Qutb atau Khawarij, para ulama besar Salafi yang tersebar di negeri-negeri kaum Muslimin telah memperingatkan manusia terhadap ancaman ideologi terorisme dan apa yang akan keluar darinya.

Memperingatkan terhadap kejahatan Usamah bin Laden, al-Qaidah, Qutbisme secara umum, Syaikh Muhammad bin Hadi al-Madkhali, salah seorang pengajar pada Universitas Islam Madinah berkata, “Orang-orang yang melakukan peledakan di kerajaaan ini mengakui dengan mulut mereka sendiri bahwa mereka dipengaruhi oleh Jama’atut Takfir (salah satu kelompok Qutb Mesir) dan bahwa mereka berasal dari kelompok Usamah bin Ladin dan al-Mas’ari,71 dan mereka menyebarkan literatur-literatur mereka. Usamah bin Laden; siapa yang mengajari laki-laki ini! Siapa yang mengajarinya mengenai syariat?72 Dia seorang businessman, inilah bidang keahliannya, mereka mengakui, sebagaimana yang kami katakan, dengan mulutnya

Sekumpulan Dongeng yang Keliru ( Menyingkap Mitos Wahhabi )

sebelumnya: Istilah Keliru yang Tidak Berdasar


Mitos: “Usamah Bin Laden adalah Wahhabi”

Pada tanggal 30 September 2001, Roger Hardy, analis BBC Timur Tengah menulis sebuah artikel berjudul “Inside Wahhabi Islam”. Hardy sendiri mencatat bahwa istilah “Wahhabi” seringkali disalahgunakan untuk tujuan-tujuan yang kurang jujur.

“Istilah Wahhabi” seringkali digunakan dengan sangat bebas. Media Rusia misalnya, menggunakannya sebagai istilah kekerasan untuk kegiatan Muslim di Asia Tengah dan Caucasus, sebagaimana di Rusia sendiri – sebagaimana media Barat menggunakan istilah yang tidak jelas dan menghina “Islamic Fundamentalism (Fundamentalisme Islam).’”