Tampilkan postingan dengan label teroris. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teroris. Tampilkan semua postingan

Benarkah Pelakunya Wahabi? (Sebuah Catatan terhadap Pernyataan yang Mengadudomba)


سم الله الرحمن الرحيم

Sepertinya Pak Profesor sudah lepas kendali, sama seperti lepas kendalinya para pelaku teror bom belakangan ini. Alih-alih beliau ingin “menyadarkan” muslimin dari bahaya paham “radikal” tapi yang terjadi justru jatuh kepada radikalisme serupa. Pada banyak kesempatan ia selalu berusaha memojokkan kelompok yang disebut “wahabi” dengan membabibuta. Sama dengan seporadisnya pelaku teror dalam melancarkan aksi.

Belakangan ini kita memang sangat direpotkan dengan aksi-aksi teror. Belum terungkap kasus bom buku, pecah sudah bom bunuh diri. Siapa saja yang mengamati tahu bahwa dua kejadian ini merupakan warna baru dari serangan teror apabila dibandingkan dengan serangan-serangan sebelumnya. Kalau dulu sasarannya adalah simbol-simbol Amerika atau Yahudi, sekarang sasarannya justru anak bangsa sendiri.

Nasehat Kepada Teroris (Disertai Peringatan: Cadar, Celana Ngatung dan Janggut Bukan Ciri-ciri Teroris)


Oleh Al-Ustadz Sofyan Ruray

Hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala kita mengadukan segala fitnah dan uj5ian yang mendera, akibat ulah sekolompok anak muda yang hanya bermodalkan semangat belaka dalam beragama namun tanpa disertai kajian ilmu syar’i yang mendalam dari al-Qur’an dan as-Sunnah serta bimbingan para Ulama, kini ummat Islam secara umum dan Ahlus Sunnah (orang-orang yang komitmen dengan Sunnah Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam) secara khusus harus menanggung akibatnya berupa celaan dan citra negatif sebagai pendukung terorisme.
Aksi-aksi terorisme yang sejatinya sangat ditentang oleh syari’at Islam yang mulia ini justru dianggap sebagai bagian dari jihad di jalan Allah, sehingga pelakunya digelari sebagai mujahid, apabila ia mati menjadi syahid, pengantin surga dan calon suami bidadari…