Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan

Jumlah Persendian Manusia

Dr.Abdul Basit* menyampaikan bahwa sampai tahun 2006 secara ilmiah baru diketahui bahwa tubuh manusia terdiri atas 340 persendian. Hingga ilmuan Jerman Scheinin berhasil menemukan 10 persendian lain yang tersusun di dalam telinga di sebelah kiri otak, yang berarti terdapat 10 persendian serupa di sebelah kanan otak, dengan demikian total jumlah persendian mencapai 360 persendian.
Ini menegaskan kebenaran apa yang disabdakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih dari 1400 tahun yang lalu.

Manusia mengira aku orang baik-baik, padahal aku benar-benar manusia terburuk bila tidak Alloh ampuni

Cukuplah Kematian Sebagai Peringatan



Ketika nafas mulai tersengal...
Ketika nyawa sedang meregang...
Ketika mata membelalak dan dahi berkeringat...
Pintu taubat telah tertutup. Engkau mulai memasuki gerbang kehidupan baru.
Sementara istri, anak dan keluarga serta kerabatmu menangis dan merintih disisimu, engkau sedang dalam kesedihan yang mendalam, tidak ada seorang pun yang mampu menyelamatkan dan menghindarkan dirimu dari jemputan Malaikat Maut. Kini, engkau saksikan dan rasakan sendiri peristiwa mengerikan itu, setelah sebelumnya engkau mereguk banyak kenikmatan dan kesenangan tanpa kenal rasa syukur. Telah datang ketentuan Allah kepadamu, lalu nyawamu diangkat ke langit. Setelah itu, kebahagiaan atau kesengsaraankah yang akan engkau dapat?

Al-Qur'an Mengenai Gunung (Keajaiban Ilmiah Al-Qur'an)


Alhamdulillah, washsholatu wassalamu 'ala rosulillah...
Tulisan2 copy paste ini bukan dimaksudkan untuk sekedar memenuhi "ruang lain".. akan tetapi sebagai dokumentasi saya di "ruang lain", juga sebagai sarana untuk berbagi kepada sobat semuanya.. dan selanjutnya silakan sobat nikmati tulisan-tulisan aslinya melalui link yang disertakan pada ujung masing-masing artikel disini pada website atau blog tempat asal tulisan-tulisan tersebut berada.


Dan khusus untuk artikel ini, juga artikel sebelumnya Al-Quran Mengenai Tahap-tahap Perkembangan Janin dimaksudkan untuk mengkabarkan e-book aslinya yang bisa sobat donlot melalui link url tempat e-book ini berasal yang saya sertakan di ujung artikel ini.

Mengeluh Kepada Manusia

Seorang yang jahil akan mengadukan Allah kepada manusia! (praktek nyatanya adalah tindakan kita yang terkadang mengeluhkan musibah yang menerpa, kita tidak bersabar atas hal tersebut dan justru mengeluhkan musibah itu kepada orang lain.) Hal ini merupakan puncak kebodohan, karena apabila dia mengenal Rabb-nya, tentu dia tidak akan mengeluhkan-Nya dan jika dia mengenal hakikat manusia, tentu dia tidak akan mengadu kepada mereka.

Salah seorang ulama salaf pernah melihat pria yang mengadu kepada temannya perihal kesulitan hidup yang dialaminya.
Maka ulama tadi berkata, “Duhai, demi Allah, anda tidak akan menemukan solusi apabila anda mengeluhkan Zat yang merahmatimu (sayang kepadamu) kepada seorang yang tidak menyayangimu.”

Oleh karena itu, salah seorang penyair bersenandung,

وإذا أتتك مصيبة فاصبر لها … صبر الكريم فإنه بك أرحم

وإذا شكوت إلى ابن آدم إنما … تشكو الرحيم إلى الذي لا يرحم

“Apabila anda tertimpa musibah, maka bersabarlah dengan baik, sesungguhnya Dia sangat sayang kepadamu.

Al Qur’an mengenai Tahap-tahap Perkembangan Janin (Keajaiban Ilmiah dalam Al Qur’an)

Al Qur’an adalah firman Allah, yang Ia wahyukan kepada Rasul-Nya Muhammad shalallohu 'alayhi wasallam melalui Malaikat Jibril. Nabi Muhammad shalallohu 'alayhi wasallam menghapal Al Qur’an yang kemudian mendiktekannya kepada para Sahabat. Mereka selanjutnya menghapal, menulis, dan memeriksanya
kepada Nabi Muhammad shalallohu 'alayhi wasallam. Selain itu, Nabi Muhammad shalallohu 'alayhi wasallam memeriksa hapalan beliau kepada Malaikat Jibril setiap tahun sekali dan dua kali pada tahun terakhir kehidupan beliau. Sejak diwahyukan pertama kali hingga hari ini, telah banyak sekali orang Islam yang menghapal seluruh bacaan Al Qur’an, huruf demi huruf. Beberapa di antaranya bahkan mampu menghapal Al Qur’an sebelum mencapai usia sepuluh tahun. Tidak ada satu pun huruf Al Qur’an
yang berubah selama Berabad-abad Al Qur’an, yang diwahyukan empat belas abad yang lalu, berisi fakta-fakta yang hanya baru-baru ini ditemukan atau dibuktikan oleh para ilmuwan. Tidak diragukan lagi, ini adalah bukti bahwa Al Qur’an itu firman Allah yang diwahyukan-Nya kepada Nabi Muhammad shalallohu 'alayhi wasallam dan Al Qur’an bukanlah hasil karangan Muhammad shalallohu 'alayhi wasallam atau siapa pun jua. Ini juga membuktikan bahwa

Orang Mukmin Tidak Pernah Stress!


Penulis : Ustadz Abdullah bin Taslim Al Buthoni, Lc.

Sebagai hamba Allah, dalam kehidupan di dunia manusia tidak akan luput dari berbagai cobaan, baik kesusahan maupun kesenangan, sebagai sunnatullah yang berlaku bagi setiap insan, yang beriman maupun kafir.

Allah Ta’ala berfirman,
وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ
“Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya), dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (Qs Al Anbiya’: 35)

Ibnu Katsir –semoga Allah Ta’ala merahmatinya– berkata,
“Makna ayat ini yaitu: Kami menguji kamu (wahai manusia), terkadang dengan bencana dan terkadang dengan kesenangan, agar Kami melihat siapa yang bersyukur dan siapa yang ingkar, serta siapa yang bersabar dan siapa yang beputus asa.” (Tafsir Ibnu Katsir, 5/342, Cet Daru Thayyibah)

MEMETIK HIKMAH DARI SITUS PENGHUJAT ISLAM


Masih ingatkah anda tentang sebuah blog yang isinya kontroversial? Dimana dalam blog tersebut terdapat gambar kartun Nabi kita yang mulia Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam, serta banyak pernyataan-pernyataan nyeleneh mereka yang menghina agama islam, serta berupaya agar kaum muslimin murtad dari agamanya.
Selama beberapa hari blog tersebut sempat heboh masyarakat Indonesia yang mayoritas penduduknya adalah muslim. Tak ayal pula keberadaan blog tersebut sangat mengundang amarah dari kaum muslimin. Berlomba-lomba mereka memita pihak WordPress untuk “abushing” blog tersebut. Media-media di Indonesia pun baik cetak maupun elektronik turut berandil besar dalam meminta pemerintah untuk segera memblokir blog tersebut.
Alhamdulillah blog tersebut kini telah diblokir oleh pihak WordPress, dan kaum muslimin pun senang…… untuk sementara waktu.

Kutitip surat ini untukmu

Assalamu’alaikum,

Segala puji Ibu panjatkan kehadirat Allah ta’ala yang telah memudahkan Ibu untuk beribadah kepada-Nya.
Shalawat serta salam Ibu sampaikan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, keluarga dan para sahabatnya. Amin…

Wahai anakku,

Surat ini datang dari Ibumu yang selalu dirundung sengsara… Setelah berpikir panjang Ibu mencoba untuk menulis dan menggoreskan pena, sekalipun keraguan dan rasa malu menyelimuti diri. Setiap kali menulis, setiap kali itu pula gores tulisan terhalang oleh tangis, dan setiap kali menitikkan air mata setiap itu pula hati terluka…


kepada yg tercinta, bundaku yg kusayang

Segala puji bagi Allah… yg telah memuliakan kedudukan kedua orang tua, dan telah menjadikan mereka berdua sebagai pintu tengah menuju surga.
Shalawat serta salam hamba -yg lemah ini- panjatkan keharibaan Nabi yg mulia, keluarga serta para sahabatnya hingga hari kiamat. Amin…
Ibu…
Aku terima suratmu yg engkau tulis dg tetesan air mata dan duka… aku telah membaca semuanya… tidak ada satu huruf pun yg aku sisakan.

Risalah untuk Saudari Tercinta

Untaian puji hanyalah milik Allah, shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Wa ba’du.

Risalah ini kami peruntukkan kepada para ukhti muslimah, yaitu risalah yang membahasa problematika jilbab.
Bencana yang menimpa sebagian besar negeri Islam seperti tabarruj (bersolek di depan non mahram) yang dilakukan para wanita muslimah dan diskomitmen mereka terhadap jilbab merupakan kenyataan yang tidak tersembunyi bagi seorang yang berakal, tidak disangsikan bahwa hal tersebut merupakan kemungkaran yang besar, pemicu turunnya adzab dan bencana.


Risalah ini akan menjelaskan kewajiban berjilbab bagi muslimah, keutamaan, segala persyaratannya, serta memuat peringatan bagi muslimah terhadap perbuatan tabarruj juga konsekuensi hal tersebut.
Kami memohon kepada Allah agar risalah ini bermanfaat bagi saudari mukminah, sesungguhnya Dia-lah Dzat yang Mahakuasa untuk melakukan hal tersebut.

Risalah untuk Saudara Tercinta

الحمد لله وكفى، وصلاة وسلاما على عباده الذين اصطفى .. أما بعد :
 
Sesungguhnya setiap manusia akan mengalami kesudahan. Betapa pun lezatnya dia merasakan kenikmatan hidup di dunia, betapa pun panjang umurnya, betapa pun dia memuaskan syahwat dan meneguk kenikmatan dunia, dirinya tetap akan mengalami kesudahan. Kematian! Itulah kesudahan tersebut. Sesuatu yang tidak dapat dihindari. 

Allah ta’ala berfirman,
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ (١٨٥)
“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati” (Ali Imran: 185).


Seorang penyair juga mengatakan,
كل ابن أنثى وإن طالت سلامته
يوما على آلة حدباء محمول
Setiap manusia, betapa pun panjang umurnya
Kelak di suatu hari, dirinya akan terusung di atas keranda